Uncategorized

Heboh Video Polisi Pukuli Mahasiswa Demo Bogor Hingga Luka, Begini Kata Kapolres Setempat

Heboh Video Polisi Pukuli Mahasiswa Demo Bogor Hingga Luka, Begini Kata Kapolres Setempat

Ilustrasi | Beritadunia.net

Viral sesuatu video di wahana lembut pasal lagak murid yang berakhir ribut di Kota Bogor.

Dalam rekaman nan beredar, menyimpang satuinya diunggah atas akun Twitter @the_bLack12321 tampak satu orang mahasiswa tergores di poin berkualitas polos dibopong atas mahasiswa lainnya.

Dilansir per beberapa alat mainstream, Kapolres Bogor Kombes Hendri Fiuser menyuratkan atas demo nang diterima pada Jumat (20/09/2019).

Dalam ulasan Hendri merapal kalau awalnya siswa itu berdemo di Monumen Kujang, Runtunan Pajajaran, Baranangsiang, Bogor sekeliling puku; 16.30 WIB.

Saat itu sekitar 100 insan siswa turut privat ragam demo tersebut.

Seselesainya mengilustrasikan mau kembali pulang ke bersekolah Pakuan via Gerbang cukai Baranangsiang dengan pengawasan polisi.

Mahasiswa tersebut berdemo melanda sejumlah isu, termasuk kegiatan bantahan RUU KPK, Kritisi kebakaran hutan, juga lahan sampai demo hal Papua.

�Sampai Pintu cukai Baranangsiang membayangkan kepada purdah runtunan tol, pernah anda imbau, anda penyekat betis,� menyiah Hendri.

Tapi bertekuk lutut kalah pernyataan Hendri mahasiswa tersebut malahan mesti mengacuhkan himbauan petugas keamanan untuk bubar.

Massa disebutnya menjaga bantahan melalui melontari elemen dengan bambu, kotak buluh hingga tarkas minuman.

�Mulai bambu-bambu dipukul ke elemen kamu supaya mengilustrasikan merembes tol. Ini �kan goda kerapian umum, suah jangan cocok masih lewat dengan UU No 9 Tahun 1998 berhubungan Memoles Umum. Menyimpang satu klausul di luak kipsiau demo jangan dapat mengganggu memoles umum,� jelas Hendri.

Apalagi pada saat tersebut persebaran selalu lin di negeri Bogor polos macet.

Di sisi lain, Baranangsiang yakni pembuluh primer menerus lin warga Kota Bogor nang pada bersama kembali dari Jakarta.

Karena ihwal itu, pihaknya telah menjaga perbuatan memecat massa harmonis prosedur.

�Di film itu keluar banget elemen didorong, perbuatan polisi suah benar,� lanjutnya.

Terkait adanya siswa nan bagai korban, Hendri mesti menolak membantah bersama mengakui informasi yang terhambur tersebut.

Tetapi iklan mesti seluruhnya yep lantaran banyaknya korban nang disebutkan di beberapa alat lembut mesti sebesar tersebut (dalam ihwal ini 5 orang).

Sharing is caring!